Kompilasi Cakupan Akseptor/Peserta KB Aktif Tahun 2025

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Kependudukan dan Keluarga Berencana bahwa Pemerintah Bertanggung Jawab menjamin penyediaan layanan KB yang aman dan bermutu sesuai Standar Profesi dan Etik yang berkelangsungan dapat menjakau dan terjangkau untuk masyarakat Ketersediaan Alat dan Obat Kontrasepsi (alokon) merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan program KB. Untuk memastikan layanan KB berjalan optimal, diperlukan mekanisme pengendalian dan pendistribusian alokon yang tepat waktu dan sesuai kebutuhan wilayah. Di samping itu, pencatatan dan pelaporan pelayanan KB menjadi dasar dalam menghasilkan data cakupan akseptor dan peserta KB aktif di tingkat kabupaten/kota sebagai indikator utama pembangunan keluarga.

Data og ressurser

Tilleggsinformasjon

Felt Verdi
Forfatter Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdyaan Perempuan Perlindungan Anak
Sist oppdatert juni 11, 2026, 02:25 (UTC)
Opprettet mai 4, 2026, 06:41 (UTC)
Tingkat Penyajian Hasil Analisis: Kabupaten/Kota dan Kecamatan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara Jalan merdeka, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir
Alamat Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3) Jl.Jendral Sudirman, Gg Minggun No.70 Prabumulih
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon? Tidak
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)? Tidak
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data Kabupaten/Kota Penukal Abab Lematang Ilir
Cara Pengumpulan Data Kompilasi Produk Administrasi
E-mail Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3) bidangkbpali@gmail.com
Eselon 2 Mariono, SE., M.Si
Frekuensi Penyelenggaraan: Tahunan
Jabatan Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3) Kepala Bidang Keluarga Berencana
Kegiatan ini dilakukan: Berulang
Metode Analisis: Deskriptif
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data: Supervisi dan Task Force
Metode Pengumpulan Data Pengumpulan data sekunder
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum: Tercetak (hardcopy) Tidak - 2 Digital (softcopy) Ya - 1 Data Mikro Tidak - 2
Rencana Jadwal Kegiatan: Awal (tgl/bln/thn) Akhir (tgl/bln/thn) A. Perencanaan 1. Perencanaan Kegiatan 02 01 2025 s.d. 31 02 2025 2. Desain 02 01 2025 s.d. 31 02 2025 B. Pengumpulan 3. Pengumpulan Data 01 03 2025 s.d. 31 07 2025 C. Pemeriksaan 4. Pengolahan Data 01 08 2025 s.d. 31 09 2025 D. Penyebarluasan 5. Analisis 01 11 2025 s.d. 31 12 2025 6. Diseminasi Hasil 02 01 2026 s.d. 28 02 2026 7. Evaluasi 02 03 2026 s.d. 31 03 2026
Rencana Rilis Produk Kegiatan: Digital Bulan Februari Tahun 2026
Sarana Pengumpulan Data melalui aplikasi/portal pelaporan berbasis web
Sektor Kegiatan Kesehatan
Tahapan Pengolahan Data: Penyuntingan (Editing) Ya - 1 Penyandian (Coding) Ya - 1 Data Entry Ya - 1 Penyahihan (Validasi) Ya - 1
Telepon Penanggung Jawab Teknis (setingkat Eselon 3) 081278630300
Tipe Pengumpulan Data: Longitudinal Cross Sectional
Tujuan Kegiatan Menjamin terpantaunya ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi di seluruh fasilitas KB. Mendukung kelancaran pelayanan KB melalui pemenuhan kebutuhan alokon. Mengumpulkan data administrasi pelayanan KB dari fasilitas di kabupaten/kota. Menghasilkan data cakupan jumlah akseptor KB dan peserta KB aktif secara berkala.
Tujuan Kegiatan: Menjamin terpantaunya ketersediaan dan distribusi alat dan obat kontrasepsi di seluruh fasilitas KB. Mendukung kelancaran pelayanan KB melalui pemenuhan kebutuhan alokon. Mengumpulkan data administrasi pelayanan KB dari fasilitas di kabupaten/kota. Menghasilkan data cakupan jumlah akseptor KB dan peserta KB aktif secara berkala.
Unit Analisis: Individu
Unit Eselon Penanggung Jawab Eselon 2 : Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak
Unit Pengumpulan Data: Fasilitas Pelayanan KB (Fasyankes)
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan: No. Nama Variabel (Karakteristik) Konsep Definisi Referensi Waktu (Periode Enumerasi) 1 Jumlah Akseptor/Peserta KB Aktif Peserta KB yang secara aktif masih menggunakan salah satu metode kontrasepsi modern/tradisional pada periode pelaporan. Jumlah individu usia subur yang tercatat masih menggunakan alat/obat kontrasepsi dan tercatat dalam pelayanan KB pada fasilitas kesehatan. Tahun Berjalan